Perkembangan Seni Arsitektur yang ada di Dunia

Arsitektur adalah sebuah seni dan juga ilmu dalam merancang sebuah bangunan. Memiliki sebuah artian yang luas, arsitektur ini sudah mencakup untuk merancang dan juga membangun keseluruhan yang ada di lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu sebuah perencanaan kota. Memiliki arsitektur lanskap, hingga berada di level mikro pada desain bangunan, desain pada perabot dan juga pada desain produk yang ada. Pada perkembangan arsitektur ini memiliki nilai sejarah yang panjang setua dengan peradaban manusia yang ada di bumi. Berikut ini ada beberapa sejarah perkembangan arsitektur yang ada di dunia.

Arsitektur Neolitik di 10.000 SM – 3000 SM

Pada bangunan ini dikenal sebagai bangunan The New Stone Age, yang diperkirakan sudah ada sejak 9.500 SM berlokasi di Timur Tengah, dalam hal ini adalah masa kemajuan pada teknologi manusia pada era itu. Tembikar yang pertama itu diperkenalkan saat zaman ini, sekaligus untuk pengembangan alat berburu, membangun dan juga memasak. Orang-orang yang ada di zaman neolitik di Levant, Anatolia, Syria, Mesopotamia Utara dan di Asia Tengah adalah orang orang pembuat bangunan yang hebat, karena memanfaatkan batu bata untuk mereka membangun rumah dan membangun desa. Di Eropa, ada rumah yang panjang yang dari wattle dan juga daun saat itu dibangun menggunakan model arsitektur yang unik.

Mediterania Kuno (3.000 SM)

Gaya pada arsitektur Mediterania kuno ini berasal dari negara Spanyol (kawasan Mediterania kuno ini berada di Spanyol bagian selatan). Pertama kalinya memiliki gaya arsitektur Mediterania dan mulai diperkenalkan oleh bangsa Spanyol saat itu di abad ke-16 M, dan diperkenalkan ke wilayah-wilayah negara yang diekspansinya(Amerika Serikat, terutama di negara Florida). Lalu kemudian gaya arsitektur pada bangunana Mediterania ini mencapai ke zaman keemasan yang berada di AS pada dekade awal abad yang ke-19 M

Arsitektur Asia

Pada arsitektur Asia hal ini masuk ke dalam arsitektur Persia. Gaya yang ada pada arsitektur ini memiliki beragam struktur geografis dan juga historis. Arsitektur Asia ini adalah perpaduan dari tradisi yang kuno dan juga beragam dengan memiliki tipe bangunan yang berbeda, pada bentuk teknologi nya ini berasal dari Asia Barat dan juga Tengah, serta ada beberapa yang di Eropa. Pada saat ini desain interior bergaya asia ini mulai tren dan juga sangat populer yang sudah banyak digunakan untuk pembangunan rumah.

Periode abad Pertengahan

Sudah dikenal dengan Abad Pertengahan ini adalah sebuah istilah yang sering digunakan untuk mewakili berbagai bentuk pada arsitektur yang paling umum berada di Eropa pada abad pertengahan. Hal ini memiliki karakteristik yang paling mendasar dengan gaya arsitektur inilah yang dipengaruhi oleh agama yang ada(latin cross style church), pada dinding militer dan dampak dari Manors. Pada era ini itu ditandai dengan adanya penggunaan pada lengkungan yang bulat atau sedikit terlihat runcing, hal ini juga yang menjadikan tiang-tiang penopang yang mendukung kubah tersebut, dan juga menampilkan stri=uktur pada batu dengan memiliki hamparan kaca yang besar dan memiliki jendela yang berisi.

Kolonial Pada Abad ke 16 hingga 20

Pada periode kolonial inilah semua dimulai dengan bangkitnya berbagai kerajaan kolonial yang berada di Eropa dari abad ke-16 dan menjadi seterusnya hingga pada awal abad ke-20. Tren yang ada pada gaya yang baru di Eropa ini diekspor dan juga diadopsi ke berbagai wilayah yang ada di dunia dengan berbagai variasi yang regional. Pada periode ini akan terbagi menjadi Baroque(hal yang rumit dan juga dirancang terlalu lama), Klasikisme (bentuk yang simetri dan juga proporsional) Revivalisme(hal ini adalah kebangkitan pada era arsitektur), Orientalisme(Imitasi yang berada di Budaya Timur), dan Art Nouveau( pada bentuk dan struktur yang dimiliki organik)

Arsitektur Islam (600 hingga 1.700 )

Arsitektur Islam ini berawal sejak tahun 600 sampai akhir tahun 1.700-an, arsitektur Islam ini terdiri dari berbagai macam gaya yang dimilikinya pada sekuler dan juga religius. Gaya yang dimiliki arsitektur Islam ini sudah dipengaruhi pada kekhalifahan Moorish, Abbasiyah, Fatimiyah, Mamluk, Persia, Azerbaijani, Turkistan, Ottoman, Indo-Islam, Sino-Islam, Indonesia-Melayu, Sahel-Islam, dan arsitektur Somalia-Islam. Jenis yang berarsitektur yang paling utama di Islam adalah Masjid, Makam, Istana dan juga pada Benteng.

Pra-Columbia pada tahun 1400-an

Era pada saat Pra-Columbia ini merujuk kepada sejarah dan kebudayaan nya orang Amerika sebelum adanya pengaruh dari bangsa Eropa pada abad ke-16. Istilah dari “Pra-Columbia” juga merujuk kepada era yang sebelumnya mulai kedatangan Christopher Columbus akan tetapi akan ada banyak juga yang menyebut bahwa pada era ini merangkumi sebuah sejarah kebudayaan yang ada pada kaum pribumi yang ada di Amerika selepas pendaratan yang pertama oleh Christopher Columbus yang ada di Benua Amerika pada tahun 1492. Arsitektur dari pra-Columbia sebagian besar sudah tercatat dalam bentuk piramida yang merupakan struktur paling terbesar yang ada di luar Mesir Kuno, termasuk yang di dalamnya Machu Picchu.

Awal Modern pada tahun 1900 hingga 1940-an

Ini adalah sebuah Era awal Modern. Arsitektur pada model ini dimulai dengan sejumlah gaya pada bangunan yang memiliki karakteristik yang serupa, terutama itu pada penyederhanaan bentuk dan penghapusan pada ornamen yang pertama kali muncul ini sekitar tahun 1900-an. Pada tahun 1940-an, gaya-gaya ini yang sebagian besar dikonsolidasikan dan telah diidentifikasi sebagai Gaya yang bernuansa Internasional. Karakteristik yang dimiliki dan asal mula pada arsitektur modern yang sebenarnya itu masih sangat terbuka untuk kalian interpretasi dan juga debat.

Arsitektur Afrika

Ternyata Mesir ini adalah bagian dari Afrika juga. Mesir ini bisa dianggap sebagai kawasan yang paling berkembang yang ada di Afrika. Piramida Giza ini sudah masuk sebagai Situs Warisan yang ada di Dunia UNESCO dan sudah tercatat sebagai salah satu pencapaian yang ada di arsitektur yang ada di masanya itu. Arsitektur Afrika ini juga sangat beragam karena masing-masing ini memiliki suku etnolinguistik yang memiliki tradisi arsitektur untuk masing-masing. Pada Arsitektur Afrika ini menggunakan berbagai macam bahan yang dapat digunakan, seperti jerami, tongkat yang berbahan kayu, dari lumpur, menggunakan batu bata lumpur, tanah yang ditabrak, dan batu, dan bahan lainnya yang mudah rusak oleh hal apapun.

Arsitektur Kontemporer dari tahun 1950 hingga sekarang ini

Arsitektur yang Kontemporer ini didalamnya ada terdapat unsur-unsur Regionalisme (sense of placelessness), Arsitektur Postmodern (yang estetika dan juga beragam dan sangat inovatif), Arsitektur Dekonstruksi (fragmentasi dan kekacauan yang terjadi dapat terkendali). Tambahan yang terbaru ini untuk periode Arsitektur yang Hijau, dan juga dikenal sebagai Arsitektur yang Berkelanjutan, hal ini adalah istilah yang paling umum yang menggambarkan sebuah teknik desain sadar pada lingkungan.