Pecandu Galeri dan Festival Seni di Indonesia

Sebelum masuk ke dalam pembahasan utamanya, apakah kalian sudah pernah mengunjungi Galeri dengan tema seni yang ada di Indonesia ? jika sudah, kira-kira di mana saja tempatnya ? atau nantinya kalian bisa cek sendiri apakah yang kami tuliskan pada bacaan di bawah ini, ada yang pernah kalian kunjungi sebelumnya mungkin. 

Pameran Seni atau Festival memang telah menjadi wadah utama bagi sebagian kalangan yang turun langsung menjadi seorang seniman dalam menunjukan banyaknya karya-karya yang ada. Mereka semua selaku seniman akan membawa pesan dan juga makna dari tiap karya mereka bagi para penikmat dunia seni. seringkali , karya yang mereka hadirkan ini mengangkat sebuah isu yang kaya akan kesadaran dari manusia, lalu fenomena-fenomena sekitar yang sering sekali terjadi, sampai pada permainan Mimpi dan Imajinasi yang dimiliki oleh para seniman situs s128 seni tersebut. 

Pada akhirnya, nanti karya-karya yang mereka buat ini mampu mengalihkan dunia penikmatnya untuk tergerak langsung dalam masuk menjelajahi dunia yang telah diciptakannya. Maka, dalam hal ini kalian bisa langsung saja terinspirasi masuk ke dalam renungan yang ada atau hanya berdecak kagum di saat melihatnya. 

Festival Seni “ Jakarta Biennale 2017 “ 

Tepatnya 3 Tahun lalu festival ini telah digelar. Setelah adanya pameran Seni Lukis yang sudah diadakan oleh Dewan Kesenian Jakarta sejak Tahun 1970 an, maka dunia seni Indonesia juga semakin marak dan membuat para seniman dunia bisa berkumpul di ajang yang memang diadakannya secara rutin. Seni lukis ini sendiri semakin lama semakin meluas menjadi seni visual. Sempat mengalami vakum saat Politik Indonesia berjalan tidak begitu stabil, yakni tahun 2009 akhirnya bisa menjadi kembalinya Jakarta Biennale yang ke-13.

 

Jakarta Biennale juga diadakan tematik yang mengusung semangat telah ditentukan di awal dalam mengajak para seniman berkarya, jadi jauh lebih baik dan nantinya bisa mengkomunikasikan pada tema Masyarakat. Berbagai macam jenis seni yang sudah didiskusikan dibuka langsung untuk publik. Dan tak sampai mengangkat seniman lokal saja, namun sudah menjadi ajang bagi seniman dari berbagai macam penjuru dunia. Semuanya telah diadakan 2 tahun sekali, dan semakin banyaknya seniman yang sudah terlibat maka akan muncul pemanfaatan ruang publik sebagai sebuah lokasi Instalasi para seniman serta partisipasi publik di dalam menghadirkan sebuah seni tersebut. 

Galeri Bentara Budaya Yogyakarta 

Disingkat menjadi BBY ini memang sudah sering sekali melakukan kerjasama dengan Lembaga Seni dari Mancanegara. Sudah lama didirikannya sejak tanggal 26 September tahun 1982 dalam menampung kegiatan seni dan juga budaya dari berbagai macam kalangan. BBY sendiri memiliki pelataran hanya untuk menggelar pertunjukan rutin Jazz Mben Senen yang mana telah sesuai sekali dengan namanya dan telah digelar setiap hari senin sebagai salah satu ajang berkumpulnya para musisi dan pecinta dari musik Jazz yang ada di daerah Yogyakarta. 

Tak sampai pada ajang bagi musisi setempat saja, namun ada juga pada saat tertentu yang menampilkan musisi Indonesia terkenal. Selain adanya musisi dari Jepang – Negara Afrika dan juga Australia, maka menikmati berbagai macam acara di BBY ini tidak dipungut bayaran sama sekali. 

Festival Seni “ Bandung Contemporary Arts “

Festival ini sudah menjadi event bagi dunia seniman yang sebenarnya, menjadi sebuah kompetisi untuk mahakarya yang dimiliki oleh Seniman Kontemporer. Namun karya-karya dari para peserta ini nantinya dikurasi dan bisa ditampilkan agar nantinya bisa dinikmati oleh publik banyak. Umumnya karya-karya dari para peserta ini bisa dipamerkan di Lawangwangi  Creative Space yang ada di Bandung. 

Sifatnya yang benar-benar kontemporer dengan adanya format tersebut di dalam bentuk Kompetisi yang mana mendatangkan seniman-seniman muda penuh inovatif untuk bisa mengeluarkan karya-karya tersebut. Enaknya disini, benar-benar dari Tema – Material – Medium juga tidak pernah diberikan batasan sehingga peserta nantinya dapat berkreasi sebebas-bebasnya. Hal inilah yang akan membuat karya-karya seni di Bandung Contemporary Arts jadi jauh lebih unik atau Out of the box hingga menghadirkan sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh kalian selaku para penikmat seni. 

Galeri Langgeng Art Foundation 

Menempati adanya gedung Modern yang berlantai dua di Jalan Suryodiningratan, maka Langgeng Art Foundation merupakan lembaga seni rupa kontemporer yang sudah memfasilitasi sebagai presentasi dan juga diskusi dikarenakan bertujuan untuk memberikan wadah bagi para seniman mudah untuk bisa berkarya. Untuk lantai pertama, maka kalian akan melihat adanya restoran dengan Interior yang sudah memajang dari beberapa karya lukisan hingga adanya Instalasi serta mampu menyajikan pemandangan Hijau Rerumputan dari taman yang seringkali dijadikan tempat bagi dunia pertunjukan seni. 

Sementara itu di lantai 2 juga terdapat ruangan luas tanpa adanya sekat untuk memajang beberapa karya yang memang sedang dipamerkan. Untuk saat ini, Langgeng Art Foundation sendiri tengah menggelar pameran bertajuk “ Ocean Eyes “ dikarenakan adanya karya Seniman Muda Laksamana Tyo hingga 17 Oktober tahun 2020 dalam mengetahui jadwal pameran lanjutannya, maka langsung saja cek instagram mereka ya. 

Festival Seni “ A R T J O G “ 

Lagi dan lagi, Daerah Istimewa Yogyakarta memang sudah menjadi tempat bagi perkumpulan insan-insan Seniman hebat bertalenta sangat amat kreatif pastinya. Nah Artjog sendiri menjadi sebuah acara paling bergengsi yang telah diadakan sejak tahun 2008. Tidak hanya menjadi ajang dalam memamerkan karya-karyanya tersebut, namun para seniman dari berbagai macam penjuru dunia juga bisa berpartisipasi sambil saling mendukung dan juga adanya sebuah wadah komunitas seni itu sendiri. 

Misi yang memang ingin diangkat oleh Arjog sendiri adalah dengan mengakomodasi presentasi sampai meluasnya karya seni, dan disini mampu juga untuk memberikan pengetahuan seni pada khalayak banyak. Keragaman bentuk seni diakomodasi oleh Event yakni dari Lukisan – Seni Grafis – Instalasi – Patung sampai pada akhirnya ditutup dengan pertunjukan panggung. Event ini sendiri mampu menarik perhatian para seniman muda yang berasal dari seluruh penjuru Nusantara. 

Galeri Redbase Foundation Yogyakarta Indonesia 

Letaknya ada di Desa Curug RT.02, Nomor 72 yang mana telah menempati rumah Joglo yang telah dikelilingi taman dan juga sawah yang sangat asri. Sebagai tempat dari perkumpulannya para seniman dan juga pengingat seni. Maka, tempat ini kerap kali menggelar seminar – workshop dan juga Talkshow. Dan setiap Minggu akan diadakan kelas untuk mewarnai dan juga menggambar bagi anak-anak yang nantinya, karya terpilih bisa dipamerkan dalam festival seni tahunan. 

Galeri Cemeti Art House 

Yang mana ini masih aktif sejak tahun 1988 dan awalnya bisa menampung arsip dan juga penelitian terkait seni rupa yang ada. Namun untuk saat ini, bisa jauh lebih fokus pada pelaksanaan pameran – proyek kesenian – residensi – sampai pada adanya manajemen seni. Dan disini bisa dikatakan ingin menjadi pelopor seni rupa Kontemporer dan juga tempat bernaung bagi para seniman muda. Lalu setiap tahun telah digelar setidaknya 10 proyek pameran, baik itu pameran tunggal maupun adanya kelompok tersebut. Dan di tahun 2014, maka galeri ini juga bisa mendapatkan penghargaan Adhikarya Rpa Award dari Kementerian pariwisata.