Keunikan Kampung Seni di Solo, Wisata Edukasi

Berbicara mengenai Kota Solo, tentu saja tidak akan jauh dari kata kuliner dan juga budaya. Memang, kota yang terletak di provinsi Jawa tengah ini sudah tersohor akan kekayaan kuliner dan juga budayanya. Maka tidak heran jika Solo sendiri sering dijuluki sebagai Kota Budaya. Salah satunya juga disebabkan karena adanya dua keraton yang telah berdiri megah berdampingan di kota tersebut. Yakni Keraton Kasunanan Surakarta dan juga Keraton Pura Mangkunegaran.

Keunikan Kampung Seni di Solo, Wisata Edukasi

Meskipun saat ini zaman sudah semakin modern dan juga sudah serba canggih, nyatanya tidak sedikit masyarakat Solo yang juga masih berupaya mempertahankan budaya mereka serta tradisi mereka yang sudah ada sejak ribuan tahun silam. Ini juga terbukti dengan adanya beberapa kampung seni yang terdapat di wilayah Solo, yang hingga kini. Contohnya seperti kelima kampung seni yang akan kita bahas dalam artikel kali ini. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini adalah kampung seni yang terdapat di Solo, yang tidak hanya unik tapi juga kaya akan berbagai macam nilai budaya dan kearifan lokal.

Kampung Batik Laweyan

Batik dan juga kota Solo adalah dua hal yang sangat lekat dan juga tak terpisahkan. Rasanya belum afdol bila anda bertandang ke Solo tanpa membeli beberapa kain ataupun membeli baju batiknya. Memang ada banyak sekali toko yang menjual batik di kota ini, tapi jika anda ingin menikmati suasana berbelanja batik yang sedikit berbeda, anda bisa berkunjung ke Kampung Batik Laweyan.

Di kampung ini anda nantinya tidak hanya bisa membeli kain batik saja, tapi juga dapat melihat langsung bagaimana proses pembuatannya. Kampung yang terletak di sisi selatan Solo tersebut, akan memanjakan mata anda dengan bangunan bernuansa masa lampaunya, yang sampai sekarang ini masih digunakan sebagai salah satu satu pemukiman penduduk, yang mayoritas berprofesi sebagai para pengrajin batik.

Selain berbelanja batik dan mencoba sbobet sendiri proses membatik, kamu juga bisa berkunjung ke beberapa bangunan bersejarah di kawasan ini. Seperti Masjid Laweyan yang tersohor, Langgar Merdeka, Langgar Makmoer, dan Museum Haji Samanhudi. Dijamin deh kamu bakal betah berlama-lama berkeliling di Kampung Laweyan ini.

Kampung Batik Kauman

Selain Kampung Batik Laweyan, di Solo terdapat juga Kampung Batik Kauman yang terletak di dalam pusat Kota Solo. Tepatnya sendiri berada di sisi sebelah barat alun-alun utara dari Keraton Kasunanan Surakarta. Konon katanya, dahulu kampung ini di huni oleh para abdi dalam keraton, maka tidak heran lokasinya sendiri yang berada dan berdekatan dengan kawasan Solo.

Meskipun aksesnya lebih mudah untuk dijangkau para wisatawan dibandingkan dengan Kampung Batik Laweyan, tapi anda tidak disarankan untuk menggunakan mobil ataupun becak untuk berkeliling kampung ini. Sebab jalanan yang ada di area Kampung Batik Kauman ini terbilang cukup sempit. Lebih baik anda berkeliling dengan berjalan jalan kaki, sambil menikmati keindahan dan juga bangunan tempo dulu yang ada di sana.

Sama halnya juga dengan di Laweyan, di Kauaman anda juga nantinya bisa membeli batik sekaligus juga anda bisa melihat, bahkan mencoba proses pembuatannya secara langsung. Meskipun sama-sama menawarkan kerajinan batik, tentu ada beberapa perbedaan antara batik yang ada di Laweyan dan Kauman. Perbedaan yang paling kentara yaitu adalah pada motif batiknya. Batik Laweyan yang biasanya lebih menonjolkan warna-warna terang, sementara untuk batik Kauman cenderung dengan warna gelap seperti coklat dan juga hitam, dengan sentuhan yang juga lebih modern.

Kampung Mural Joho

Buat anda yang memang hobi berswafoto, jangan lupa untuk datang ke Kampung Mural Joho yang terdapat di kawasan Manahan, Solo. Di sini anda akan disuguhi dengan deretan tembok bergambar yang cukup artistik dan tentunya sangat instagramable. Sesuai juga dengan namanya, kampung ini memang sengaja memajang berbagai macam lukisan mural di sepanjang jalan masuk ke kampung.

Awalnya Kampung Mural Joho ini digagas oleh seorang warga setempat yang bernama Marjanto yaitu pada tahun 2009 silam. Ide tersebut tercetus atas keprihatinan yang dirasakan Marjanto mengenai kampungnya yang tidak yang tidak dikenal oleh masyarakat, sebab terbilang kecil dan hanya dihuni sekitar 77 keluarga.

Saat itu ia mulai membuat sebuah mural bersambung Presiden Joko Widodo, yang saat itu masih menjabat sebagai walikota surakarta. Meskipun pada awalnya ditentang oleh warga, tetapi setelah memberikan pengertian akhirnya Marjanto justru mendapat dukungan dari beberapa warga setempat. Selain mural bergambar Presiden Joko Widodo, ada pula tokoh-tokoh lainnya mulai dari pemain sepak bola hingga tokoh-tokoh pewayangan. Anda tidak perlu ragu nantinya untuk berkunjung ke Kampung Mural Joho ini, karena warga setempat akan menyambut anda dengan sangat ramah.

Kampung Blangkon Serengan

Jika anda ingin membawa oleh-oleh khas solo yang tidak biasa, anda bisa membeli blankon. Bagi anda yang belum tahu blangkon, blangkon merupakan jenis penutup kepala yang terbuat dari kain batik dan biasanya dipakai sebagai pelengkap pakaian adat dari jawa tengah. Nah, selain anda bisa membeli blangkon di toko, anda juga bisa mendapatkannya langsung dari pengrajinnya.

Datang ke Kampung Potrojayan, Serengan, Solo disana anda akan menemukan Kampung Blangkon Serengan yang sudah cukup terkenal. Disebut demikian karena hampir seluruh warga yang ada disana memang berprofesi sebagai seorang pengrajin blangkon. Tak hanya blangkon khas Solo dan juga Jogja saja yang bisa anda bawa pulang, ada pula blangkon model Madura, Betawi, dan juga blangkon Bali. Namun, untuk ketiga model tersebut anda harus memesannya terlebih dahulu.

Kampung Kemlayan

Terakhir ada Kampung Kemlayan. Berbeda dari keempat kampung sebelumnya yang sudah kita bahas. Di kampung ini tidak ditemukan pedagang batik, blangkon, maupun juga lukisan mural yang di sepanjang tembok kampungnya. Tetapi disini anda bisa menikmati tempat-tempat yang bersejarah yang berhubungan dengan seni tari
karawitan khas Jawa Tengah, terutama Solo.

Sebut saja seperti halnya Ndalem Handoyoningrat ataupun Studio Sonosenisolo, yang konon pada tahun 1811 sendiri pernah menjadi tempat tinggal dari selir Mangkunegara VII. Barulah kemudian pada tahun 1997 bangunan tersebut dibeli oleh seorang seniman kondang yang berasal dari Kota Bengawan, Sardono W Kusumo. Kemudian dijadikan sebagai sebuah tempat rekreasi, pementasan tari, serta sebuah sarana pembelajaran bagi para mahasiswa Pascasarjana dari Institut Seni Indonesia Surakarta.

Selain mengorek sejarah dari Ndalem Handoyoningrat, anda juga nantinya akan bisa mengunjungi beberapa tempat bersejarah lainnya yang ada di kampung seniman ini seperti halnya, Rumah Abdul Fattah, dalem Roeshadi Widjojo, Rumah Gan Kam, Sumur Bandung, Sumur Kamulyan, dan juga Ndalem Prodjoloekitan.

Nah, itu dia beberapa kampung seni yang ada di Solo yang tentunya anda kunjungi. Di kampung seni tersebut anda nantinya bisa berwisata sambil belajar berbagai macam kesenian dan budaya yang ada di Solo. Hal tersebut akan sangat menarik, karena anda juga tidak hanya mendapatkan keseruan saja tapi mendapatkan ilmu kebudayaan yang bermanfaat.

5 Wisata Menarik di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman yang terkandung di dalamnya. Ada begitu beragamnya seni dan budaya yang dapat dipelajari dan dimiliki oleh negara Indonesia. Banyak sejarah juga bisa dipelajari dari aneka wilayah yang unik satu sama lain di Indonesia. Maka dari itu terdapat banyak kawasan wisata dari para masyarakat yang hampir selalu ramai dikunjungi, terutama pada masa-masa liburan. Tidak hanya masyarakat lokal, banyak turis dari luar pun juga sering mengunjungi tempat ini serta merasa senang untuk menjelajahi karya seni dan sejarah yang dimiliki oleh Indonesia.

Banyak informasi bisa didapatkan dari buku pelajaran akan aneka macam hal dari Indonesia. Namun beberapa diantaranya tetap tidak dapat ditemukan situs joker123 dari buku catatan biasa. Banyak kegiatan menarik bisa dilakukan saat mengunjungi tempat wisata yang tersebar luas di wilayah Indonesia. Tidak hanya berisi hal-hal yang membosankan, banyak hal menarik seputar seni dan kebudayaan juga dapat dipelajari dengan cara yang menarik. Salah satu aktivitas menarik yang dapat dikerjakan untuk bisa mempelajari akan hal-hal ini seperti contohnya dengan mengunjungi banyak tempat wisata yang bersejarah. Maka dari itu, berikut artikel ini akan membahas mengenai 6 macam tempat wisata yang kaya akan muatan seninya. Keenam tempat wisata ini dipilih dari pusat kebudayaan yang begitu beragam di Indonesia, yang terdapat di wilayah Jawa serta Bali. Selamat membaca.

Jawa

Daerah pusat dari tata letak banyak aktivitas yang berlangsung di Indonesia ini tentunya memiliki aneka macam sejarah, seni dan kebudayaan yang dapat dipelajari dari tempat-tempat khususnya. Banyak tempat wisata di daerah ini dapat dikunjungi untuk keperluan rekreasi sekaligus memberikan ilmu pengajaran akan banyak hal baru. Bahkan dalam skala yang membuat kunjungan kesini lebih menarik, banyak ilmu penting bisa didapatkan sebagai pelengkap dari informasi yang telah diketahui dari buku pelajaran. Atau bahkan beberapa diantaranya tidak tercantum dalam buku pelajaran.

Candi Borobudur

Daerah Jawa Tengah memiliki banyak tempat wisata yang cukup kuat akan karya seninya. Beberapa diantaranya seperti Candi Borobudur yang berlokasi di Magelang. Candi ini juga memberikan sejarah peninggalan dari kebudayaan Buddha yang konon katanya dibangun oleh kerajaan Buddha saat Mahayana berjaya di masa itu sekitar pada abad ke-8 masehi. Dalam segi tata bangunannya, candi ini juga memiliki corak arsitektur yang megah. Aneka kekayaan lokal megalitik seperti corak bangunan punden berundak sering terlihat berdiri di kawasan ini.

Bangunan ini juga dianugerahi sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia serta situs warisan dunia yang diberikan oleh lembaga internasional Unesco. Candi Borobudur ini juga sering dijadikan tempat ziarah untuk acara keagamaan bagi para umat Buddha. Seperti saat memperingati hari raya besar Trisuci.

Yogyakarta

Daerah Yogyakarta menyimpan sejuta catatan sejarah dan peninggalan yang penting dari kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa yang lampau. Maka dari itu aktivitas berkunjung ke daerah ini tentunya dapat memperkenalkan pengunjungnya akan aneka seni dan kebudayaan menarik yang dimiliki Indonesia.

1. Keraton Yogyakarta

Wilayah ini bernama Keraton Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat atau yang sering disingkat menjadi Keraton Yogyakarta. Keraton ini juga menjadi sebuah museum kebudayaan yang dapat dikunjungi saat sedang berada di Yogyakarta. Keraton ini tidak hanya menjadi tempat tinggal bagi para kalangan masyarakat tingkat tinggi di daerah Yogyakarta, seperti para Sultan dan keluarganya. Namun di masa kini telah menjadi salah satu tempat wisata yang banyak dituju orang. Wisatawan tidak hanya dapat melihat lihat akan kebudayaan Jawa serta tata struktur bangunan yang terletak di Keraton Yogyakarta ini. Namun aneka kebudayaan Jawa yang masih tertata dengan baik dapat disaksikan saat berkunjung ke tempat ini Keraton Yogyakarta ini telah berdiri sejak tahun 1755, tepatnya sejak perjanjian Giyanti disahkan hingga bangunan ini dibentuk.

2. Candi Prambanan, Sleman

Candi yang satu ini berlokasi di Sleman, yang kurang lebih sekitar 17 kilometer jaraknya dari pusat kota di Yogyakarta. Candi Prambanan juga sering disebut dengan nama Candi Roro Jonggrang, yang menurut sejarah sangat berkaitan erat dengan tokoh seorang wanita yang berpengaruh bagi masyarakat Yogyakarta. Tempat wisata ini dibangun pada sekitar abad ke-9 masehi. Candi ini disebut Prambanan karena lokasinya yang berada di wilayah Prambanan, Sleman. 

Bagi dunia internasional, candi ini disebut sebagai candi hindu terbesar yang ada di Indonesia. Dan di wilayah Asia Tenggara juga candi ini menjadi suatu candi termegah. Maka dari itu aneka hal yang bisa dipelajari seputar seni dari bangunan ini pastinya cukup banyak. Terlebih lagi untuk bisa berkunjung ke candi ini prosesnya dapat ditempuh dengan lebih mudah. Banyak transportasi umum yang sudah menyediakan jalurnya untuk dapat mengunjungi candi ini, jika tidak membawa kendaraan sendiri. Dalam segi lokasinya pun keberadaan candi ini tidak terpelosok hingga sulit untuk didatangi, tapi tepat berada di repi jalan.

Bali

Kawasan Bali juga terkenal akan aneka tempat wisata bersejarah yang bisa dikunjungi selain tempat rekreasinya. Terdapat beberapa tempat bersejarah yang kental akan bangunan serta tingkat seni secara tingginya yang bisa dipelajari.

1. Pura Tirta Empul

Pura ini juga merupakan salah satu pura Hindu yang ada di Bali yang sekaligus populer sebagai salah satu tempat wisata di daerah wisata besar yang dimiliki Indonesia. Pura ini berada di lokasi Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar Bali. Salah satu objek yang terkenal dari tempat ini adalah kawasan air sucinya. Dimana air suci ini digunakan oleh umat Hindu dalam menyucikan dirinya sebelum mulai beribadah dan memasuki tempat kudus.

Pura ini dibangun pada tahun 962 masehi yang lalu, tepatnya pada masa Wangsa Warmadewa berkuasa. Pura Tirta Empul juga memiliki sebuah vila modern yang terletak di sebelah kiri dari pura ini, Vila ini dibangun dengan tujuan untuk menjadi tempat persinggahan bagi Presiden Soekarno saat sedang berkunjung di masa tahun 1954 yang lalu. Namun di masa kini, vila kan kembali dibuka saat ada kedatangan tamu tokoh penting yang sedang berkunjung ke Bali. Jadi vila ini masih tidak dibuka secara umum untuk menjadi tempat persinggahan bagi sembarang orang.

2. Pura Besakih

Komplek ini menjadi pusat komplek pura dari seluruh jumlah Pura yang berada di Bali. Lokasinya berada di desa Besakih yang sesuai dengan nama Pura ini, kecamatan Rendang, kabupaten Karangasem. Komplek pura yang berjumlah banyak di tempat ini memiliki satu komplek yang penting dan terkenal hingga ke banyak tempat. Pura ini bernama Pura Penataran Agung. Pura ini juga menjadi satu Pura yang terbesar dari seluruh komplek Pura yang beragam di desa Besakih. Pura ini masih menjadi tempat beribadah hingga saat ini, sekaligus menjadi objek wisata yang dapat dikunjungi aneka wisatawan dari banyak tempat baik itu turis lokal hingga dari aneka belahan dunia lainnya.

3. Kapal Karam USS Liberty

Bangkai dari kapal ini juga berada di Bali, tepatnya di wilayah perairan di sekitar kepulanan Bali. Menurut catatan sejarah, kapal ini merupakan suatu jenis kapal perang yang tenggelam pada masa Perang Dunia ke-II yang kandas di wilayah laut kawasan Indonesia sejak tahun 1942. Dalam perkembangannya bangkai kapal itu berkembang hingga ditumbuhi aneka karang warna-warni sehingga menjadi suatu lokasi yang indah. Oleh karena itu kapal ini menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik bagi banyak turis terutama mereka yang menyukai aktivitas menyelam sambil menikmati keindahan di dalam laut.

Selain itu tempat ini juga di masa kini telah ditinggali oleh aneka macam makhluk hidup. Sehingga keanekaragaman makhluk hidup yang dapat dikunjungi saat menyelam juga menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan. Terutama sehabis menyelam, para turis bisa berkunjung di pantai sambil menikmati keindahan matahari terbenam di sore harinya. Bagaimana tanggapanmu akan aneka tempat wisata menarik yang bermanfaat dalam menyampaikan pelajaran akan seni dan sejarah di Indonesia ini? Pernahkah kamu mengunjungi salah satu dari tempat ini atau tempat lain yang serupa seperti tempat-tempat yang dibahas di atas?